Persiapan Pengembangan
Standar persiapan yang dilakukan sebelum melakukan pengembangan aplikasi
07 December 2020Dimas Wicaksono
Riwayat Dokumentasi
| Versi | Tanggal | Aktor | Keterangan |
|---|---|---|---|
| v1.0 | 07/Des/2020 | Dimas Wicaksono | Penulisan dokumentasi |
Sebelum mulai melakukan proses coding sebuah aplikasi, silahkan lakukan hal-hal berikut:
- Login ke Repository GITLAB PELNI menggunakan username dan password anda dengan tetap memastikan bahwa anda telah memiliki akses terhadap project yang akan dikerjakan.
- Buatlah Branch baru dengan format PREFIX-NAMA-MODUL
- Contoh: dev-my-best-module, dev-myapp
- Lakukan clone repository ke komputer local
- Aktifkan Docker
- Aktifkan Docker Compose (docker-compose up -d) atau melalui GUI (Kitematic)
- Perika apakah pada repository local telah berada pada branch yang benar menggunakan git status pada command prompt/terminal.
- Bila belum, lakukan check-out ke branch anda (git checkout BRANCH)
- Bila sudah, lakukan pull (git pull)
- Stage perubahan kode melalui VSCode (pilih file apa yang akan ditambahkan)
- Commit perubahan kode dengan memasukkan pesan (sedeskriptif mungkin terkait perubahan)
- Push ke server repository menggunakan VSCode
- Merge branch yang sudah di-push ke server dengan BRANCH MASTER (Anda dapat menggunakan fitur merge request dari GitLab, atau menggunakan command git merge NAMA_BRANCH pada branch master)
- Merge dilakukan pada beberapa branch sesuai dengan kebutuhan, diantaranya:
- Master: Digunakan untuk testing Internal Divisi Teknologi Informasi dan pengecekan apakah terjadi conflict dengan branch lainnya
- Staging: Digunakan untuk testing dengan Key User sebagai media untuk UAT (User Acceptance Test)
- Production: Digunakan untuk live server setelah tidak ada lagi perubahan pada branch sebelumnya. Untuk branch ini harap lakukan peer review dengan anggota tim lain di Departemen Pengembangan Teknologi Informasi dikarenakan perubahan akan berdampak kepada seluruh User
- Penyelesaian conflict dilakukan secara manual dengan menggunakan komputer local dan kemudian melakukan push. Apabila terjadi conflict code dengan kondisi:
- Conflict pada branch sendiri antara developer: diselesaikan dengan mempertimbangkan code yang paling baru atau paling benar
- Conflict pada branch developer lain: diselesaikan dengan berkoordinasi dengan developer dari branch terkait perihal code mana yang akan di-keep